Hidup di kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Medan memang butuh kesabaran tinggi. Kemacetan seakan jadi makanan sehari-hari karena banyaknya populasi mobil dan motor pribadi di jalan.

Mengurai kemacetan di jalan menjadi tantangan besar untuk semua pemerintah daerah. Karena itu, mereka terus mencari solusi, salah satunya dengan mengembangkan konsep transit oriented development (TOD). Secara garis besar, TOD merupakan sebuah kawasan yang mengdepankan tata ruang campuran (mixed used) serta memaksimalkan penggunaan angkutan massal seperti bus rapid transit (BRT), mass rapid transit (MRT), dan light rail transit (LRT).

Dengan adanya TOD, kamu bisa leluasa untuk menggunakan angkutan umum untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Dengan demikian, volume kendaraan pribadi akan ditekan sehingga bisa mengurai kemacetan.
Lalu, apa saja sih elemen penting dari kawasan TOD? Yuk, kenali konsep dan manfaat TOD untuk kota kamu!

TOD 1

1. Transportasi Umum
Karakteristik utama dari TOD adalah ketersediaan transportasi umum. Jika berkaca dari TOD yang ada di negara maju, seperti Jepang atau Singapura, angkutan massal yang terintegrasi di satu lokasi yaitu MRT, LRT, BRT, atau kereta commuter line. Dengan demikian, kamu bisa memilih moda transportasi yang sesuai kebutuhan.

2. Lokasi Strategis
Selain memiliki persinggungan dengan beberapa moda transportasi umum, TOD biasanya terletak di lokasi yang strategis. Salah satu contoh TOD yang akan dibangun di Jakarta terletak di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat. Pasalnya, di lokasi tersebut sudah ada kereta commuter line Jakarta (KCJ) dan Bus Transjakarta. Kawasan Dukuh Atas yang berdekatan dengan Jalan Sudirman juga menjadi pusat bisnis dan perkantoran di Ibu Kota.

3. Mixed Building
TOD tak melulu terkait transportasi. Jika mengacu dengan kondisi di Jepang, kawasan TOD terdiri dari beberapa jenis bangunan. Area stasiun misalnya juga dilengkapi dengan apartemen, perkantoran, hingga pusat perbelanjaan. Jika TOD bisa direalisasikan di Indonesia, kamu nggak perlu repot untuk melakukan berbagai aktivitas setiap hari, mulai dari naik kereta, pergi ke kantor, hingga belanja keperluan.

4. Ramah Pejalan Kaki
Sarana pendukung lain yang harus ada di sebuah TOD, yaitu lintasan untuk pejalan kaki atau trotoar yang aman dan nyaman. Fasilitas ini diperlukan untuk mempermudah kegiatan warga kota. Pedestrian walk yang mumpuni tersebut sebaiknya juga dilengkapi dengan tempar parkir untuk sepeda.

Subscribe to OLX BLOG

Masukkan email Anda untuk mendapatkan notifikasi artikel terbaru di OLX Blog

×