Tips and Tricks

Tips Merawat Motor Sport yang Kebanyakan Dipajang

0 Komentar

Sepeda motor jenis sport mungkin bukan pilihan utama bagi mereka yang mengandalkan kendaraan roda dua untuk aktivitas harian. Kondisi jalanan perkotaan yang cenderung semakin macet dari hari ke hari membuat penggunaan sepeda motor bertenaga besar menjadi mubazir. Meski begitu, motor sport tetap jadi barang yang disukai pencinta kuda besi.
Statusnya sebagai barang koleksi membuat sepeda motor jenis ini jarang dipakai. Toh, walau jarang digunakan, motor sport tetap harus dirawat agar tetap prima saat hendak dipakai touring atau sekadar Sunday Morning Ride (Sunmori). Apa saja langkah perawatan motor sport? Berikut tipsnya:
1. Nyalakan mesin secara berkala

Motor sport-start engine fin
Meski motor lebih banyak nongkrong di garasi, bukan berarti tidak perlu dinyalakan. Minimal dalam seminggu, kamu perlu menyalakan dan memanaskan mesin sepeda motor kesayangan sebanyak satu sampai dua kali. Hal ini bertujuan agar komponen di dalam mesin tetap terlumasi, sehingga terhindar dari korosi. Jika sepeda motor tak memungkinkan dijalankan, gunakan standar ganda saat memanaskan mesin supaya rantai dan roda bisa berputar, sehingga pelumas menyebar secara rata.

 

2. Cek oli mesin

Motor sport-ganti oli fin
Jangan biarkan kadar oli dalam mesin berkurang. Tak cuma itu, kualitas oli yang kurang bagus juga bisa menimbulkan kondensasi (uap air) di dalam mesin jika didiamkan dalam waktu lama. Untuk menghindari hal tersebut, lakukan penggantian oli mesin secara rutin, minimal dua bulan sekali. Pelumasan pada komponen rantai dan transmisi juga harus dipastikan agar kinerjanya tidak terganggu.

 

3. Gunakan bensin berkualitas

Motor sport-bensin fin
Kualitas bensin menentukan keawetan dan performa mesin. Rata-rata motor sport produksi terbaru membutuhkan bahan bakar beroktan tinggi. Bensin beroktan tinggi seperti Pertamax atau Shell V Power tak cuma sesuai dengan kebutuhan kompresi mesin. Bahan bakar tersebut juga terjamin bebas dari material dan endapan yang bisa merusak mesin dalam waktu lama.

 

4. Jaga sistem kelistrikan

motor sport listrik fin
Sistem kelistrikan sepeda motor rentan rusak meski jarang dipakai. Faktor eksternal seperti cuaca hingga hama pengerat (tikus) bisa jadi pemicu rusaknya kabel-kabel ataupun aki motor. Periksa sistem kelistrikan sepeda motor yang jarang dipakai. Pastikan tempat penyimpanan sepeda motor terlindungi dari cuaca. Gunakan sarung penutup sepeda motor jika perlu.

 

5. Menjaga tekanan ban

Motor sport ban fin
Sepeda motor yang jarang digunakan akan mudah kehilangan tekanan angin pada kedua bannya. Suhu dingin pada lantai atau tanah tempat parkir motor bisa menyusutkan angin. Jika sepeda motor hendak disimpan dalam waktu lama, gunakan alas untuk menghalangi kontak langsung antara ban dengan lantai.

Subscribe to OLX BLOG

Masukkan email Anda untuk mendapatkan notifikasi artikel terbaru di OLX Blog

×