Trends

Mengenal Tipe-tipe Konektor USB

0 Komentar

Walaupun mengusung satu nama, yaitu USB alias Universal Serial Bus, konektor yang sering dijumpai di beragam gadget ini sebenarnya memiliki banyak jenis. Bahkan jenis yang sama saja bisa memiliki ukuran, bentuk dan spesifikasi yang berbeda.

Agar lebih memahami ragam jenis USB yang kini tersedia, yuk simak perbedaannya.

Dilihat dari jenisnya

Pada umumnya, ada tiga jenis konektor USB, yaitu Type A, Type B, dan Type C.

USB Type A merupakan yang paling umum dan standar dikenal, dengan bentuk persegi panjang tipis. Konektor USB tipe ini biasanya digunakan di PC desktop, laptop, game konsol, media player, dan sebagainya.

Sedangkan USB Type B hadir dalam bentuk sedikit kotak dengan sudut yang sedikit melekuk. Biasanya konektor ini lazim ditemukan pada perangkat pendukung seperti hard disk eksternal yang membutuhkan daya ekstra.

Yang terakhir adalah USB Type C atau USB-C yang sedang ramai dibicarakan. Keunggulannya, USB-C ini dapat tertancap secara terbalik karena desainnya yang simetris sehingga mengurangi resiko kerusakan port akibat salah tancap.

USB3

Perangkat paling gres yang menggunakan USB-C ini adalah Apple Macbook 12 dan Lumia 950. Sayangnya, colokan USB-C ini tidak kompatibel dengan tipe yang lain walaupun Anda tetap dapat menggunakan adapter untuk menghubungkan perangkat yang ada ke port USB-C.

Selain itu, juga ada beberapa variasi konektor USB yang lebih kecil seperti mini USB dan micro USB yang merupakan evolusi dari USB Type A dan Type B.

Tidak semua perangkat menggunakan kabel USB yang standar seperti tersebut di atas. Ada juga yang menggunakan kabel USB dengan desain khusus. Contohnya seperti iPhone dan iPad yang menggunakan 30-pin dan Lightning connector serta beberapa tablet Samsung yang menggunakan colokan USB khusus.

Dilihat dari versinya

Sejak diluncurkan tahun 1998, ada beberapa versi USB. Tiap versi membawa peningkatan kecepatan dan besar daya yang dapat dihantarkan.

USB 1.1

Dirilis pada bulan Agustus 1998, inilah USB versi perdana yang diadopsi secara luas. Kecepatan maksimumnya berkisar 12Mbps. Konektor versi ini sudah tidak dipergunakan lagi.

USB 2.0

Mulai muncul sejak April 2000, USB versi ini memiliki kecepatan di atas kertas hingga 480Mbps pada mode High Speed dan 12Mbps pada mode Full Speed. Output daya maksimal mencapai 2,5V/1,8A.

USB2

USB 3.0

Dirilis bulan November 2008, secara teori USB 3.0 memiliki kecepatan maksimal hingga 5Gbps pada mode SuperSpeed. Untuk membedakan dengan USB 2.0, biasanya konektor USB 3.0 menggunakan warna biru. Konektor ini juga kompatibel dengan USB 2.0, sehingga semua perangkat USB 2.0 dapat langsung digunakan di USB 3.0. Untuk daya, port USB 3.0 memiliki output maksimal hingga 5V/1,8A.

USB 3.1

Diumumkan pada bulan Juli 2013, USB 3.1 menggandakan kecepatan maksimal USB 3.0 menjadi 10Gbps (dengan istilah SuperSpeed+). Ini membuatnya mampu menyamai kecepatan Thunderbolt standar. Perangkat dengan port USB 3.1 akan mulai banyak tersedia tahun depan dan kebanyakan akan menggunakan port USB Type C. Untuk daya, USB 3.1 dapat mengeluarkan output maksimal hingga 20V/5A sehingga dapat mengisi daya pada notebook.

 

Subscribe to OLX BLOG

Masukkan email Anda untuk mendapatkan notifikasi artikel terbaru di OLX Blog

×