Setelah tujuh minggu lebih terungkapnya kasus ‘penggelapan’, mantan boss Nissan dan CEO Renault Carlos Ghosn akhirnya bisa memberikan pembelaan diri di pengadilan.

Ghosn yang harus merasakan dinginnya lantai penjara selama tujuh minggu lebih sejak 19 November 2018 lalu, mengatakan kepada pengadilan bahwa ia tidak melakukan sesuatu yang ilegal.

“Saya sudah dituduh secara salah dan ditahan secara tidak adil berdasarkan tuduhan yang tidak berdasar,” kata Ghosn dalam pembelaannya dilansir Car and Driver, Senin (28/1/2019).

Sementara pengacara Ghosn Motonari Ōtsuru, menegaskan tidak ada bukti kejahatan dalam kasus yang sempat menggemparkan jagad otomotif dunia ini.

Pada dasarnya hukum di Jepang memungkinkan jaksa penuntut untuk menahan tersangka selama yang mereka inginkan, sampai tersangka itu mengaku atau sampai dipanggil di persidangan.

Ghosn oleh pengadilan Jepang dikenakan larangan terbang dan ditolak jaminannya atas tuduhan memberikan laporan palsu terkait penghasilannya pada laporan keuangan perusahaan Nissan.

Carlos Ghosn
Setelah ditahan selama tujuh minggu lebih, akhirnya Carlos Ghosn memberikan pembelaan di persidangan (Car and Driver)

Menanggapi tuduhan tersebut, Ghosn mengatakan bahwa Nissan memang tidak pernah menyelesaikan kontraknya dan uang yang tidak dilaporkan tersebut sebagai bentuk pembayaran di masa depan. Nissan tidak akan membayarnya sampai pensiun.

Nissan juga menuduh Ghosn menggunakan aset perusahaan untuk keuntungan pribadi, termasuk membeli apartemen mewah di Brasil dan Lebanon serta menyalurkan uang ke pengusaha Saudi untuk mengurus hutang pribadi.

Untuk tuduhan ini, pengacara Ghosn mengatakan bahwa pengusaha itu, Khaled Al Juffali, merupakan mitra bisnis sah Nissan yang membantu menyelesaikan perselisihan dengan distributor di kawasan Saudi Arabia.

Ghosn juga memakai jasa Al Juffali untuk mengubah gaji Nissan dari Yen ke Dolar AS untuk menghindari kurs mata uang.

Semua keterangan yang dibeberkan di atas menjadi alibi kuat baginya (Ghosn) untuk pernyataan tidak bersalah dalam hal ini.

Akibat kasus tersebut, Carlos Ghosn dicopot dari kepemimpinannya di Nissan dan Mitsubishi. Namun dia tetap menjabat CEO di Renault dan aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi. (Z)

Subscribe to OLX BLOG

Masukkan email Anda untuk mendapatkan notifikasi artikel terbaru di OLX Blog

×