Tips and Tricks

Lima Cara Jitu Membedakan Oli Asli dan Palsu

0 Komentar

Oli merupakan elemen penting dari sebuah mobil. Fungsi utamanya yaitu sebagai pelumas, pelindung, pembersih, hingga pendingin mesin mobil. Jika oli mesin diganti secara berkala, efeknya tentu akan meminimalisasi gesekan antar logam atau komponen sehingga performa mesin mobil makin ‘greng’ dan bebas hambatan.

Tingginya kebutuhan akan oli mobil ternyata sering dimanfaatkan oleh oknum nakal. Gara-gara ingin mencari keuntungan lebih, oknum-oknum itu memproduksi oli palsu dan menjualnya ke konsumen. Alih-alih membuat melindungi, guyuran oli palsu dikhawatirkan bisa merusak mesin mobil kamu. Sudah keluarin uang untuk beli, mesin malah jebol. Apes banget, kan?

Lantas apa yang harus kamu lakukan agar tidak kena tipu? Berikut cara jitu membedakan oli asli dan palsu.

1. Print Label
Cara paling mudah menelisik oli asli atau palsu melalui label pada kemasan oli. Perusahaan oli merek terkemuka biasanya mencetak (print) label yang jelas dan tegas.Tak jarang, beberapa merek menempelkan stiker hologram agar terlihat lebih meyakinkan. Lebih baik urungkan niat jiika kamu menemukan hasil cetakan stiker berkualitas rendah. Hasil print yang buram atau berbayang menunjukkan kalau label tersebut di-scan lalu dicetak ulang.

2. Botol Bekas
Para oknum nakal sering memanfaatkan botol bekas dan mengisinya dengan oli palsu. Cara membedakan botol baru dan bekas pun cukup mudah. Botol asli biasanya lebih mulus dan kokoh. Sementara produk bekas sudah terlihat kotor, kusam, dan banyak bekas goresan.

OliMobil2

3. Tutup Botol
Pabrikan pelumas asli sudah pasti menggunakan teknologi maju dalam produksi kemasan, khususnya tutup botol. Jenis tutup botol yang dipasang biasanya hanya bisa digunakan sekali pakai. Ini artinya tutup botol langsung rusak setelah dibuka. Jangan mau beli jika tutup botol telah rusak atau berbeda jenis dibandingkan merek yang biasa kamu beli.

4. Bau Menyengat
Karakteristik oli asli memiliki warna yang jernih dan tak berbau ketika digunakan. Pastikan untuk mengecek dua hal ini sebelum memasukkan oli ke mesin. Apabila oli mengeluarkan bau menyengat dan warna yang pekat bisa jadi produk tersebut palsu.

5. Mesin Kotor
Oli palsu juga bisa dideteksi apabila ternyata kamu sudah terlanjur mengguyurnya ke mesin. Setelah dipakai antara jarak 1.500-2.000 km, mesin akan terlihat pekat dan kotor. Ini terjadi karena ada proses oksidasi. Bukan itu saja, mesin pun akan cepat aus karena banyaknya kotoran dan lumpur yang menyumbat.

Subscribe to OLX BLOG

Masukkan email Anda untuk mendapatkan notifikasi artikel terbaru di OLX Blog

×