OLXer punya pengalaman nggak, ketika bermotor di malam hari ke daerah yang belum pernah didatangi sebelumnya dan punya kontur jalan rusak.

Disinilah pentingnya fungsi lampu motor biar tetap aman saat menghindari lubang jalan yang dalam agar tidak terhempas.

Saya punya pengalaman pahit seperti di atas beberapa tahun lalu. Mengandalkan cahaya lampu motor standard, kisah pahit tersebut bermula saat saya melakukan perjalanan ke daerah Sunter, Jakarta Utara.

Saat melewati daerah Pulomas, persis saat melintas di bawah jalur tol Jl. Ahmad Yani, Pulomas depan Plaza Dwima. Saat itu memang kondisi jalan agak gelap, sehingga penglihatan saya hanya mengandalkan lampu utama motor Suzuki Smash yang saya pakai saat itu.

Lampu Motor
Perbedaan lampu standard NMax dengan lampu aftermarket LED NMax Gen 2 dari Autovision. Lampu standard (kanan) dan lampu LED (kiri) (Z)

Jalur memang agak sedikit lowong, sehingga saya bisa memacu kecepatan motor hingga 70-80 km/jam. Untuk ukuran sebuah motor bebek, kecepatan tersebut memang rada kencang.

Tiba-tiba fokus buyar karena dalam jarak kurang lebih 5 meter di depan ada sebuah lubang yang sedikit dalam dengan ukuran agak lebar. Sontak saat itu saya melakukan hard braking, namun karena jarak yang sangat dekat, saya nggak bisa menghindar dan seketika menghajar lubang tersebut.

Malang tak dapat ditolak, untung tak bisa diraih, sepersekian detik kemudian saya dan motor yang saya pakai terjerembab dan terjatuh. Bersyukurnya saya karena di saat tersebut nggak ada kendaraan lain yang melintas dibelakang saya. Nyawa saya masih selamat.

Pentingnya Pakai Lampu LED untuk Penerangan Maksimal Riding di Malam Hari

Kejadian tersebut sedikit menyisakan trauma kepada saya. Tiga tahun belakangan saya pun akhirnya diberikan rezeki untuk membeli motor skutik gambot Yamaha NMax.

Secara tampilan dan performa, motor terlaris dari Yamaha ini memang sangat mumpuni. Namun balik lagi, kekuatan cahaya headlamp standard motor ini masih terasa kurang.

Maklum saja, dengan tiga titik yang masing-masing dibekali lampu berkekuatan 2 watt, jadi kekuatan cahayanya tidak terlalu maksimal.

Ini masih belum cukup terang, apalagi kalau dipakai touring jauh di malam hari. Kadang saya mengandalkan pencahayaan dari motor paling depan untuk menghindari lubang ataupun tikungan-tikungan tajam.

Tapi itu cerita lalu, sekarang saya lebih percaya diri sejak mengganti lampu depan dengan produk aftermarket terbaru dari Autovision yang diproduksi khusus untuk Yamaha NMax.

LED NMax Gen 2 memiliki kekuatan cahaya sebesar 7 watt di masing-masing titik. Jadi kalau menyala semua, terangnya mencapai 21 watt. Sangat terang dan cahaya yang dipancarkan juga tidak mengganggu pengendara dari arah berlawanan.

Sekarang saya baru merasakan pentingnya menggunakan lampu LED nih OLXer. Selain lebih menambah cahaya penerangan di waktu malam, ternyata penggunaan lampu jenis ini di motor juga lebih awet.

Jalan malam atau touring malam jadi nggak khawatir, juga gak perlu takut aki atau baterai motor jadi tekor.

Apalagi harga pasaran LED NMax Gen 2 saat ini sudah sangat terjangkau. Lebih murah dibanding produk generasi pertama. CV Sampurna Part Niaga sebagai distributor tunggal merek lampu Autovision di Indonesia membanderolnya dengan harga Rp 275 ribu, sementara pada generasi pertama harganya nyaris mencapai setengah juta rupiah.

Tapi kalau OLXer yang minat pasang lampu aftermarket ini di motor NMax, harap diperhatikan juga cara pemasangannya. Karena untuk menggantinya memang butuh skill dan teknik khusus. Jadi mending serahin aja proses pemasangannya ke diler resmi Autovision yang menjual LED NMax Gen 2.

Semoga pengalaman saya ini bisa menjadi inspirasi buat OLXer dan menyadari pentingnya fungsi lampu yang terang pada motor OLXer. (Z)

Subscribe to OLX BLOG

Masukkan email Anda untuk mendapatkan notifikasi artikel terbaru di OLX Blog

×