Meski dianggap sebagai tahun politik karena bulan April lalu berlangsung PEMILU 2019, ternyata nggak banyak memberi pengaruh bagi pertumbuhan penjualan kendaraan roda dua. 

Hal ini dibeberkan langsung oleh Yulian Warman, Chief Corporate Communication & EHSSR FIF Group, beberapa waktu lalu di acara buka puasa bersama FIFGROUP di Jakarta.

“Dari laporan kuartal pertama kami, pertumbuhan kredit sepeda motor paling tumbuh,” ujar Yulian Warman.

Apalagi menyambut Lebaran seperti saat ini, kenaikan jumlah kredit sepeda motor Honda naik secara signifikan. 

Melihat dari data yang dibeberkan, selama Q1 2019 ini FIFASTRA sudah menyalurkan pembiayaan untuk 706.372 unit motor yang dibeli dengan cara kredit. Angkanya mencapai Rp8,4 triliun.

Seperti diketahui FIFASTRA merupakan lembaga pembiayaan atau leasing yang khusus melayani pembelian secara kredit sepeda motor merek Honda di Indonesia.

Berbeda di segmen roda empat, pasar roda dua seakan tidak terpengaruh dengan proses PEMILU bulan lalu.

“Pasar mobil baru memang terpengaruh. Banyak pembeli mobil baru memutuskan menunda pembelian, menunggu hasil politik. Kalau di retail sepeda motor rasanya nggak,” lanjut Yulian Warman.

Tetapi ia menolak bahwa tren peningkatan penjualan sepeda motor ini karena faktor dorongan konsumen yang mau pakai motor untuk mudik. 

“Saya nggak mau bilang kalau ini karena dorongan masyarakat untuk mudik. Karena dari sisi safety-nya sendiri kami tidak pernah menyarankan masyarakat untuk mudik pakai motor,” tandasnya.

Yulian lebih melihat peningkatan tersebut lebih karena faktor keluarnya Tunjangan Hari Raya (THR) sehingga masyarakat punya kemampuan untuk melakukan pembelian, baik dengan cara cash maupun kredit.

Yuk, lihat motor Honda bekas berkualitas di sini. (Z)

Subscribe to OLX BLOG

Masukkan email Anda untuk mendapatkan notifikasi artikel terbaru di OLX Blog

×