Setelah diterjang isu akan hengkangnya Proton dari pasar otomotif Tanah Air, produsen mobil asal Malaysia ini pun akhirnya memberikan klarifikasi.

Sebuah surel yang berisi penjelasan tentang status Proton di Indonesia yang dikirim langsung oleh prinsipal Proton Malaysia beredar luas.

Inti dari surat tersebut adalah pihak Proton berusaha meyakinkan terkait masa depan bisnis mereka di Indonesia yang masih terus berjalan.

Hanya saja saat ini perusahaan sedang membenahi kegiatan bisnisnya dan tidak akan meninggalkan pasar Indonesia ataupun pelanggan setia Proton di Indonesia.

“Sebagai pasar otomotif terbesar di kawasan ASEAN, Indonesia sangat penting bagi pertumbuhan penjualan kami di masa depan. Perubahan posisi bisnis di Indonesia tidak mengubah niat kami untuk mengekspor berbagai kendaraan baru seperti Proton X70 dalam waktu dekat,” ungkap Steven Xu, Director of International Sales Proton dalam keterangan resminya, Senin (11/3/2019).

Proton
Dalam waktu dekat Proton akan mengekspor produk terbarunya Proton X70 ke pasar otomotif nasional (Istimewa)

Menuju kesana, Steven Xu mengakui pihaknya saat ini sedang melakukan pembicaraan untuk menunjuk distributor lokal sebagai upaya dalam memperluas jangkauan Proton di Indonesia.

Langkah ini pun dinilai tepat untuk menjangkau lebih banyak lagi pelanggan potensial.

Seperti diketahui bahwa saham Proton sejak tahun 2017, setengahnya telah diakuisisi Geely (49,9%). Kolaborasi ini semakin memperkuat posisi Proton yang berencana untuk melakukan ekspansi secara agresif, baik di pasar domestik maupun pasar global.

Bahkan dalam rencana jangka panjangnya (10 tahun), Proton menargetkan mampu menjual 400.000 unit mobil per tahun pada 2027, dengan mayoritas penjualan dari pasar ekspornya.

Hasil yang dibidik nantinya adalah menjadi merek otomotif nomor satu di pasar domestik serta merek mobil terlaris ketiga untuk pasar ASEAN. Dan tahun lalu (2018) penjualan ekspor Proton berhasil tumbuh lebih dari lima kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

Dari pesan yang disampaikan Proton kepada konsumennya, bahwa saat ini pemilik mobil Proton di Indonesia tidak perlu khawatir. Karena proses aftersales mobil Proton masih bisa dilakukan di 23 pusat layanan service Proton di seluruh Indonesia dan semua klaim garansi masih tetap berlaku.

Ketersediaan suku cadang juga tidak akan terpengaruh dengan kebijakan ini dan Proton akan terus mengekspor suku cadang sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

“Kami memahami bagaimana kekhawatiran berbagai pihak dengan perubahan ini. Tetapi kami ingin meyakinkan pelanggan kami, penggemar
dan mitra bisnis di Indonesia, bahwa Proton tidak akan pernah meninggalkan Indonesia dan berjanji akan lebih menonjol dari sebelumnya dalam waktu dekat,” pungkas Steven Xu. (Z)

Subscribe to OLX BLOG

Masukkan email Anda untuk mendapatkan notifikasi artikel terbaru di OLX Blog

×