Stories

Bekas Jadi Berkah Membuahkan Senyuman

0 Komentar

Selama bulan Ramadan yang lalu, OLX gencar mengajak penggunanya untuk melakukan kebaikan melalui gerakan Bekas Jadi Berkah. Tak dinyana respon yang didapat begitu antusias. Ada begitu banyak orang yang berjiwa peduli yang ingin membantu orang lain di sekitarnya.

Seperti yang kita ketahui Bekas Jadi Berkah adalah gerakan mengajak orang menjual barang-barang tidak terpakainya lalu menyisihkan sebagian hasil penjualannya untuk membantu orang lain. Bersamaan dengan gerakan yang digaungkan via online, tim Bekas Jadi Berkah juga melakukan kegiatan via offline dengan cara ikut berkeliling ke kantor-kantor untuk mengumpulkan barang bekas lalu dijual kembali. Tiap barang yang terjual akan dipotong 20% untuk donasi ke Dompet Dhuafa. Kegiatan ke kantor-kantor ini selalu disambut dengan antusias di tiap kunjungannya. Alhasil OLX pun berhasil mengumpulkan donasi sebanyak Rp 21,768,160 untuk Dompet Dhuafa.

Malam Penyerahan Donasi Bekas Jadi Berkah Kepada Dompet Dhuafa (20/07)
Malam Penyerahan Donasi Bekas Jadi Berkah Kepada Dompet Dhuafa (20/07). OLX turut mengundang perwakilan berbagai kantor yang berpartisipasi di Bekas Jadi Berkah. Antara lain: Go-Jek, Jak FM-Gen FM-Hot FM, Maverick, Havas, Pantarei, Prambors FM-Delta FM.

Sementara itu ada sekitar 600 cerita yang masuk ke berkas tim Bekas Jadi Berkah. Dari tiap cerita terlihat sekali ada begitu banyak orang yang peka dengan ketidakberuntungan di sekitarnya. Akhirnya setelah melakukan pemilihan dan cross check dengan seksama, OLX pun memilih 10 cerita yang terdiri dari berbagai daerah di Indonesia.

Dua diantaranya berasal dari wilayah Jabodetabek. OLX kemudian menghampiri mereka untuk menyerahkan hadiah berupa uang tunai sebesar Rp 10 juta secara langsung.

Pondok Pesantren Arraisiyah-Pamulang Barat

Santri-santri Pondok Pesantren Arraisiyah
Santri-santri Pondok Pesantren Arraisiyah

Awalnya Chaerul Anwar (kedua dari kanan bawah), pegawai koperasi Pondok Pesantren Arraisiyah, menjual bunga-bunga plastik hasil kerajinan tangan para santrinya di OLX. Begitu mengetahui gerakan Bekas Jadi Berkah, ia kemudian langsung teringat untuk membantu para santri-santrinya yang sebagian besar adalah anak yatim piatu.

Pondok Pesantren Arraisiyah membutuhkan bantuan untuk merenovasi bangunan dan fasilitas yang ada. Musola tempat mereka berkegiatan pun mengalami kebocoran atap. Selama ini mereka hanya mengandalkan subsidi silang dari sekolah yang berada di bawah naungan yang sama. Namun hal itu tidak mencukupi sampai tahap maksimal. Maka dari itu bantuan uang dari Bekas Jadi Berkah akan mereka gunakan untuk memperbaiki segala hal yang dirasa perlu.

 

Umi Khotimah-Kemanggisan, Jakarta Barat

Umi Khotimah (kedua dari kanan) dan jualan Onde-Ondenya
Umi Khotimah (kedua dari kanan) dan jualan Onde-Ondenya

Tidak jauh berbeda dengan cerita Chaerul Anwar, Pak Irsan (kiri bertopi), awalnya menjual barang di OLX saat melihat e-poster gerakan Bekas Jadi Berkah. Hati Pak Irsan pun terketuk untuk membantu Umi Khotimah, yang tak lain adalah tantenya. Umi adalah janda anak enam yang sehari-harinya menjual onde-onde untuk kelangsungan hidup keluarganya. Sejak ia ditinggal suaminya, ia sudah berpindah tempat tinggal beberapa kali. Baru di sebuah kontrakan di bilangan Kemanggisan, Jakarta Barat inilah ia bisa dikatakan mendapat tempat tinggal yang cukup layak. Meskipun hanya satu petak, di mana hanya sepetak itulah tempat ia membuat onde-onde dan tidur bersama anak-anaknya, namun Pak Irsan mengatakan bahwa tempat ini sudah jauh lebih baik dari tempat tinggal Umi yang sebelumnya.

Umi sangat senang sekali ketika ia dikabarkan mendapat hadiah bantuan uang tunai. Ia mengaku kalau uang hadiah dari OLX itu akan ia gunakan untuk modal mengembangkan usaha jualan onde-ondenya.

Siapa sangka ya, barang bekas dari kamu ternyata bisa membantu banyak orang lain.

Subscribe to OLX BLOG

Masukkan email Anda untuk mendapatkan notifikasi artikel terbaru di OLX Blog

×