Mobil Baru

4 Hal Sepele Sebabkan Mesin Mobil Overheat

0 Komentar

OLXer pernah nggak liat mobil pada bagian mesin terlihat asap atau lebih parah lagi mengeluarkan api hingga menyebabkan kebakaran.

Usut punya usut, mesin overheat biasanya diakibatkan suhu temperatur pada mesin jadi tinggi, hal itu menyebabkan beberapa masalah serius.

Mesin mobil sangat panas bisa diakibatkan suhu pembakaran tidak didinginkan secara optimal. Tentu saja, hal ini bisa mengakibatkan rusaknya komponen pada mesin kendaraan.

Namun jika bagian mesin cepat panas dibiarkan atau dianggap sepele, maka akan berkaibat fatal, karena mesin mobil bisa mati karena tidak berfungsinya sebagian komponen mesin, seperti piston yang terkunci atau klep yang bengkok akibat pemuaian.

Menurut Departement Manager Denso Sales Indonesia, Reinard Winardi, mesin overheat terkadang dikarenakan pemilik atau pengemudi menganggapnya sebagai hal sepele.

Reinard memberikan penjelasan adanya empat hal yang dianggap sepele, namun jutsru dapat membuat mesin overheat?

Ilustrasi mobil mogok. (shutterstock.com)

1. Motor fan mati

Untuk mendinginkan radiator, dibutuhkan sirkulasi udara yang dihasilkan oleh motor fan. Jika motor fan mati, maka tidak ada aliran udara yang mendinginkan coolant pada radiator.

Sehingga suhu mesin akan tetap panas karena coolant tidak dapat mendinginkan suhu mesin. Akibatnya, temperatur di ruang bakar mesin tetap panas dan dapat mengakibatkan overheat pada mesin.

2. Radiator cap rusak atau tidak sesuai dengan spesifikasi kendaraan

Biasanya karena usia pakai. Hal ini disebabkan oleh salah satu komponen bahan dari cap (tututp) radiator berbahan dasar karet menjadi getas karena terkena panas coolant sehingga tidak bisa mengatur tekanan di dalam radiator.

Dalam konteks lain, cap radiator harus sesuai dengan spesifikasi kendaraan. Jika tidak sesuai, maka valve di cap radiator tidak akan terbuka ketika tekanan radiator tinggi yang diakibatkan suhu mesin yang panas. Hal ini bisa menyebabkan engine overheat karena sirkulasi coolant tidak bekerja maksimal.

3. Radiator bocor

Radiator bocor, biasanya disebabkan oleh korosi pada kisi-kisi radiator. Ini dikarenakan radiator diisi oleh air selain air radiator (coolant). Kandungan oksigen dalam air bertemu dengan logam dan terjadilah reaksi kimia yang mengakibatkan korosi.

Karena korosi tersebut, radiator yang berbahan logam akan terkikis dan menyebabkan kebocoran. Pada kebocoran ini, coolant menjadi terbuang sehingga tidak cukup untuk mendinginkan suhu mesin kendaraan. Kalau coolant tidak mendinginkan mesin dalam waktu yang lama, artinya mesin dalam keadaan yang panas, maka bisa terjadi overheat.

4. Air radiator habis

Perlu diketahui ya OLXer, Air radiator (coolant) bisa juga habis karena penguapan akibat suhu mesin yang panas. Atau, terdapat kebocoran pada sistem sirkulasi radiator. Hal ini dapat menyebabkan sistem sirkulasi di radiator tidak bekerja optimal.

Jika air radiator menjadi sedikit, bahkan habis, maka suhu di mesin tidak dapat didinginkan. Lalu, yang terjadi adalah percepatan engine overheat.

Sebagai pengendara, kita wajib melakukan pengecekan dan perawatan kendaraan secara berkala. Jangan tunggu kendaraan rusak, baru datang ke bengkel. Lakukan preventive action untuk mengurangi risiko kerusakan saat di perjalanan.

Subscribe to OLX BLOG

Masukkan email Anda untuk mendapatkan notifikasi artikel terbaru di OLX Blog

×